| PLN dan Angkasa Pura II Bersinergi Kelola Pasokan Lisrtrik Bandara | ||||
|
|
Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal untuk melakukan kerjasama dalam hal pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara yang berada di lingkungan AP II dengan pelayanan tertentu (certain level of services). Penandatanganan nota kesepahaman ini terkait dengan kesanggupan PLN untuk turut terlibat dalam pengelolaan sistim pasokan listrik di bandara yang berada di lingkungan Angkasa Pura II. Kedepannya untuk beban-beban kritis, seperti navigasi, server komputer, peralatan X-ray dan penerangan, PLN akan mengelola bandara dengan standard dan kriteria keandalan sama seperti Istana Negara yaitu zero tolerance yang tidak mentolerir sedetik pun gangguan. Penandatanganan nota kesepahaman ini, merupakan tindak lanjut dari pembicaraan intensif antara Direksi PLN dan Direksi PT AP II menyangkut pengeloaan listrk di bandara Cengkareng dan bandara-bandara lainnya. Disadari perlu kerjasama yang lebih intens antara kedua pihak untuk meningkatkan keandalan listrik dilingkungan bandara. Setelah penandatanganan nota kesepahaman ini, maka akan segera dilakukan asesmen atas situasi bandara Soekarno-Hatta untuk menentukan ruang lingkup dan batasan-batasan kerjasama yang akan dituangkan secara lebih konkrit ke dalam perjanjian kerjasama. Ruang lingkup kerjasama tersebut, diperkirakan akan meliputi inventarisasi penggunaan listrik yang paling kritis, penguatan struktur jaringan di dalam dan di luar bandara, inventarisasi kebutuhan back-up genset dan Uninterupted Power Supply (UPS), sistim monitoring dan supervisi keandalan dan beberapa aspek teknis lainnya. Dengan demikian keandalan pasokan listrik di bandara AP II akan terjamin sehingga dapat mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa bandara. Angkasa Pura II, selama ini mengelola 12 bandara di wilayah barat Indonesia yaitu di Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma), Tangerang-Banten (Bandara International Soekarno-Hatta), Bandung, Palembang, Medan, Pontianak, Padang, Pekan Baru, Banda Aceh, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang dan Jambi. |




PT PLN (Persero) dan PT Angkasa Pura II sepakat bersinergi dalam pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (AP II). Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini, Rabu (25/8) di kantor Kementrian BUMN. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S. Sunoko disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar.
Dua pekan menjelang Lebaran, Jalan Soekarno-Hatta Lampung masih dalam kondisi rusak cukup parah. 









