Merekam Jejak Miliarder Muda, Sandiaga S. Uno
Oleh Syahrul Salam    Rabu, 02 Desember 2009 / 15:55:12    PDF Cetak E-mail

altDi Indonesia, relatif amat susah mencari orang sukses dalam usia yang relatif muda, setidaknya dalam usia di bawah 40 tahun. Namun demikian, diantara susahnya menemukan orang sukses tersebut, muncul milyarder muda, Sandiaga Salahuddin Uno.

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) pasti kenal dengan sosok Sandiaga S. Uno. Dia telah lengser dari jabatan ketua umum pusat organisasi yang beranggota lebih dari 30 ribu pengusaha itu.

Sandi -demikian penyandang gelar MBA dari The George Washington University itu biasa disapa- tercatat sebagai orang terkaya ke-63 di Indonesia versi Globe Asia. Kekayaannya USD 245 juta.

Sandi menyatakan tak disiapkan untuk menjadi pebisnis oleh orang tuanya. ”Orang tua lebih suka saya bekerja di perusahaan, tidak terjun langsung menjadi wirausaha,” ujar pria penggemar basket itu.

”Menjadi pengusaha itu pilihan terakhir,” akunya. Karena itulah, dia tak berpikir menjadi pengusaha seperti yang telah dilakoni selama satu dekade ini. ”Saya ini pengusaha kecelakaan,” katanya, lantas tertawa.

Kiprah bisnis Sandi kini dibentangkan lewat Grup Saratoga dan Recapital. Bisnisnya menggurita, mulai pertambangan, infrastruktur, perkebunan, hingga asuransi. Namun, dia masih punya cita-cita soal pengembangan bisnisnya. “Saya ingin masuk ke sektor consumer goods. Dalam 5-10 tahun mendatang, bisnis di sektor tersebut sangat prospektif,” katanya, optimistis.

Seorang pebisnis, kata dia, memang harus selalu berpikir jangka panjang. Bahkan, berpikir di luar koridor, berpikir apa yang tidak pernah terlintas di benak orang. “Mikir-nya memang harus jangka panjang.”

Dia mencontohkan, dirinya masuk ke sektor pertambangan awal 2000. Saat itu, sektor tersebut belum se-booming sekarang. ”Jadi, ketika sektor itu sekarang naik, kami sudah punya duluan,” ujarnya.

Sandi semula adalah pekerja kantoran. Pascalulus kuliah di The Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat, pada 1990, Sandi mendapat kepercayaan dari perintis Grup Astra William Soeryadjaja untuk bergabung ke Bank Summa. Itulah awal Sandi terus bekerja sama dengan keluarga taipan tersebut. ”Guru saya adalah Om William (William Soeryadjaja, Red),” tutur pria kelahiran 28 Juni 1969 itu.

Bapak dua anak itu kemudian sedikit terdiam. Pandangannya dilayangkan ke luar ruang, memandangi gedung-gedung menjulang di kawasan Mega Kuningan. ”Saya masih ingat, sering didudukkan sama beliau (William Soeryadjaja, Red). Kami berdiskusi lama, bisa berjam-jam. Jiwa wirausahanya sangat tangguh,” kenangnya. William tanpa pelit membagikan ilmu bisnisnya kepada Sandi. Dia benar-benar mengingatnya karena itulah titik awal dia mengetahui kerasnya dunia bisnis.

Di tanah air, Sandi hanya bertahan satu setengah warsa. Dia harus kembali ke AS karena mendapat beasiswa dari bank tempatnya bekerja. Dia pun kembali duduk di bangku kuliah The George Washington University, Washington. Saat itulah, fase-fase sulit harus dia hadapi. Bank Summa ditutup. Sandi yang merasa berutang budi ikut membantu penyelesaian masalah di Bank Summa.

Sandi kemudian sempat bekerja di sebuah perusahaan migas di Kanada. Dia juga bekerja di perusahaan investasi di Singapura. ”Saya memang ingin fokus di bidang yang saya tekuni semasa kuliah, yaitu pengelolaan investasi,” tutur ayah dari Anneesha Atheera dan Amyra Atheefa itu.

Mapan sejenak, Sandi kembali terempas. Perusahaan tempat dia bekerja tutup. Mau tidak mau, dia kembali ke tanah air. ”Saya berangkat dari nol. Bahkan, kembali dari luar negeri, saya masih numpang orang tua,” katanya.

Sandi mengakui, dirinya semula kaget dengan perubahan kehidupannya. ”Biasanya saya dapat gaji setiap bulan, tapi sekarang berpikir bagaimana bisa survive,” tutur pria kelahiran Rumbai itu. Apalagi, ketika itu krisis.

Dia kemudian menggandeng rekan sekolah semasa SMA, Rosan Roeslani, mendirikan PT Recapital Advisors. Pertautan akrabnya dengan keluarga Soeryadjaja membawa Sandi mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya bersama anak William, Edwin Soeryadjaja. Saratoga punya saham besar di PT Adaro Energy Tbk, perusahaan batu bara terbesar kedua di Indonesia yang punya cadangan 928 juta ton batu bara.

Bisa dibilang, krisis membawa berkah bagi Sandi. ”Saya selalu yakin, setiap masalah pasti ada solusinya,” katanya. Sandi mampu ”memanfaatkan” momentum krisis untuk mengepakkan sayap bisnis. Saat itu banyak perusahaan papan atas yang tersuruk tak berdaya. Nilai aset-aset mereka pun runtuh. Perusahaan investasi yang didirikan Sandi dan kolega-koleganya segera menyusun rencana. Mereka meyakinkan investor-investor mancanegara agar mau menyuntikkan dana ke tanah air. ”Itu yang paling sulit, bagaimana meyakinkan bahwa Indonesia masih punya prospek.”

Mereka membeli perusahaan-perusahaan yang sudah di ujung tanduk itu dan berada dalam perawatan BPPN -lantas berganti PPA-. Kemudian, mereka menjual perusahaan itu kembali ketika sudah stabil dan menghasilkan keuntungan. Dari bisnis itulah, nama Sandi mencuat dan pundi-pundi rupiah dikantonginya.

Sandi terlibat dalam banyak pembelian maupun refinancing perusahaan-perusahaan. Misalnya, mengakuisisi Adaro, BTPN, hingga Hotel Grand Kemang. Dari situlah, kepakan sayap bisnis Sandi melebar hingga kini.

Terpaksa ke Mal demi Anak

Sandiaga S. Uno adalah citra kesuksesan. Semua orang tahu hal itu. Namun, di balik aktivitasnya yang padat, dia merasa berdosa kepada keluarga. Sebab, waktunya hampir habis tersita untuk aktivitas bisnis dan organisasi. “Saya merasa nggak adil sama keluarga. Saya kerja begini untuk siapa? Rasanya ada yang hilang,” tutur Sandi.

Sandi mengaku, biasanya menjadikan Sabtu-Minggu sebagai hari untuk keluarga. Itu pun sangat terbatas. “Saya paling suka ke Senayan. Pasti Sabtu olahraga bareng keluarga di sana. Pagi lari, agak siang sedikit pukul-pukul bola, golf,” ceritanya.

Kemudian, biasanya mereka sekeluarga jalan-jalan ke mal. “Sebenarnya, saya paling nggak suka ke mal. Tapi, ya sedikit menyenangkan anaklah,” kata Sandi yang mengaku tak tertarik terjun ke dunia politik.

Sandi lantas tertawa mengingat polah lucu sang anak itu. “Jujur, saya selalu ingin ada di samping mereka. Saya ingin memberikan yang terbaik,” tambahnya dengan mimik serius.

Karena itu, Sandi kerap berangan-angan bahwa sehari itu bukan 24 jam. “Seandainya sehari itu ditambah empat jam saja, tambahan empat jam tersebut akan saya habiskan bersama keluarga,” tegasnya. (diolah daeri berbagai sumber)


Biodata Sang Miliarder

Nama Lengkap                        : Sandiaga Salahuddin Uno
Tempat/tanggal lahir               : 28 Juni 1969


Pendidikan Formal                  :
- Bachelor of Business Administration, The Wichita State University, Kansas, AS, lulus 1990
- Master of Business Administration, The George Washington Univ., Washington, AS, lulus 92


Pengalaman Kerja
- Summa Group, Jakarta (Mei 1990-Juni 1993)
- Seapower Asia Investment Limited, Singapura (Juli 1993-April 1994)
- MP Holding Limited Group, Singapura (Mei 1994-Agustus 1995)
- NTI Resources Limited, Calgary, Canada (September 1995-April 1998)
- PT Saratoga Investama Sedaya (April 1998- sekarang)


Komentar
Buat Baru Cari
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
Yesi Yudiasi  - Kunci Sukses   |2009-12-28 20:39:11
YTh. BPk Sandiaga

Baak org yg hebat n luar biasa
apa Tip agar dalam menjalankan bisnis Sukses.... bagi dong resepnya Pak...

salam

Yesi Yudiasi
Dirun Atmosubroto  - Masak Sih?   |2010-01-12 13:42:40
Saya percaya Bapak Sandiaga Salahuddin Uno adalah anak orang kaya. Saya yakin kekayaan Bapak pastilah dari orang tua, bisnis Bapak pastilah mengikuti jaringan bisnis dari orang tua Bapak. tak disangkal, kesuksesan Bapak sangat ditentukan garis keturunan. Bapak sangat berbeda dengan Bill Gates yang tumbuh dari NOL. Bapak TIDAK tumbuh dari NOL. Jadi Bapak bukanlah orang sukses, Bapak hanyalah orang kaya.
ANgga  - Ni orang calon org miskin, keliatan dri siriknya   |2011-01-26 11:44:25
Sirik banget nih orang,,,
Kuntono  - Aku temennya Pak Uno   |2011-02-13 21:22:47
Saya ini adalah temen kantor dari Pak Uno (orang tua dari Sandiaga Uno). Pak Uno adalah hanya sebagai seorang pekerjaan dari Oil and Company pada jabatan yang tidak begitu tinggi dalam perusahaan tersebut.

Jadi Sandiaga Uno memang seorang pengusaha sukses dan kalo ada orang yang sirik itu adalah tanda orang tersebut tidak mampu mencapai seperti apa yang sudah dicapai oleh Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno,... maju terus pantang mundur.
butong  - tak semua kekayaan hasil dari ortu   |2011-03-02 15:07:40
buanyak contoh orang berhasil menjadi kaya dikarenakan ulet-pantang menyerah sekarang n akan datang banyak bermunculan kaum2 muda berhasil dikarenakan hasil kerja keras...jg slalu mencaci orang lain tpi tunjukan bahwa kita mampu....trimzzzz
jono   |2011-03-12 14:15:06
Hehehe, pernah tahu bagaimana bill gates bisa bekerjasama dengan IBM? Sahahat ibu Bill Gates adalah petinggi di IBM, jadi melalui link (network) itulah Bill bisa dipercaya menjadi partner IBM meski perusahaannya masih sangat kecil waktu itu. Mas.. didunia ini tidak ada kehebatan yang serba kebetulan, baca buku Malcom Gladwell, judulnya outliers.
Anonymous   |2011-04-15 05:50:21
Om...lahir miskin itu bukan kesalahan anda, tapi mati sebagai orang miskin adalah kesalah besar anda...
imam saputra   |2011-06-08 03:45:08
kalo kamu merasa hebat
maka kamu pantas mengatakan nya...
Muhammad Fathurrahman  - no subject   |2011-07-12 01:35:43
hei,, tampaknya komentar Anda bernada merendahkan beliau ya??

yang saya tanyakan,, terus kenapa kalo dia anak orang kaya?? apakah itu merugikan Anda??

atau,, anda emang benar2 iri sama beliau karena beliau anak orang kaya??

kalo gitu,, kenapa Anda ga ikutin & se berhasil Bill Gates aja kalo Anda juga sama2 lahir di keluarga miskin..

Anonymous   |2011-08-10 09:29:21
su'uzon itu tidak baik hlooooo....
DON CORLEONE  - EMANG IYA   |2010-02-06 13:07:52
Saya sepakat apabila Sandiaga bukanlah seorang yang sukses dari nol. Saya tak yakin dia berhadil meraih titelnya dari seolah luar negeri dari kerja keras sendiri. Paling disekolahin. Sementara untuk sekolah di sana, tidak mungkin kalau tidak dari kalangan the have.

Tanpa gelar itu, tak mungkin kelompok usaha om Willem mau menerima dia kerja di sana.

Bagi saya, Sandiaga bukanlah contoh sukses, namun contoh bagaimana spiral atau rantai keberadaan orang-orang kaya hanya berada di situ-situ saja.

Saya tak yakin Sandiaga mampu melahirkan orang kaya baru dari kelompok orang kecil an tak mampu. Bullshit... Kalau dia mampu melakukan itu, barulah kita bisa mengakui dia adalah orang yang sukses, Setuju kan?
rocker   |2010-08-23 09:50:54
kalau mau kaya...harus berpikir positif kepada orang kaya
Anonymous   |2011-05-12 12:27:01
contoh purdi chandra primagama
edun  - gombal   |2010-02-09 07:10:38
mau ngelucu kok di umum sih?

ini mah bukan orang sukses... sangkain dari keluarga biasa, buka usaha kecil2an trus membesar.. eh taunya ada faktor lainnya

1. orang kaya
2. ada hub dengan keluarga oom williem
3. isi sendiri...

cape dehhh..... coba deh mulai dari NOL yang artinya NOL benar2... ga ada sapa2 ga ada uang... pengen tau bisa ga bertahan...

tae lah
Rudi Irawan  - GEBLEK   |2011-04-04 10:02:39
Ya itulah Fitrah Dunia,,
Pasti jika anda memiliki LINK yg kuat sama orang2 kaya makanya beliau menjadi MILIARDER..
KLU ngak mana bisa...
itulah namanya SENI DALAM BISNIS DAN DALAM HIDUP...
ANDRI  - gila loh   |2011-12-27 12:05:56
TAI KUCING LOH
Anonymous  - POSITIF   |2010-04-14 23:56:52
waduh pada sirik aja nih, lihat sisi positifny donk, yg namany manusia mau asalny kaya ato miskin tanpa kerja keras & kerja cerdas gak mungkin bisa sukses apalagi di nobatkan sebagai miliarder muda
Anonymous  - betul,.positif aja..   |2010-04-15 16:00:30
yap..stuju banget,,wlopun org kaya skalipun itu jg pasti dr kerja keras dan klo ga kerja pintar,ga akn bisa mempertahankannya.

1 lg.. intinya pak sandi ini seorang yg TAKE ACTTION..plaku sejarah..bukan PENGAMAT sejarah yg hny bisa mengkritik. no offence
yeah right  - yeah right   |2010-05-19 16:24:44
YEAH RIGHT....be real !!!!
Borkat Lubis   |2010-04-30 15:55:36
Yth. Bpk. Sandiago S. Uno
Mengapa waktu bpk di luar negeri tidak sesukses di dalam negeri dalam berbisnis atau berkarir, tolong juga dijelaskan barangkali ada faktor pendukung selain peluang yang besar di Indonesia, relasi dan latar belakang keluarga yang bpk miliki. Saya sangat setuju dan mendukung apabila pengusaha2 di Indonesia muncul dari orang2 yang memiliki pendidikan yang bagus seperti bpk.trimakasih dan selamat...
gunawan  - thankzz before..   |2010-05-03 22:09:41
kalau ad suatu kesempatan dan jodoh baikk..
aku ingin sekali bertemu dan berbincang sedikit dengan pak.Uno..

walaupun hanya beberapa menit..

smoga doa aku didengar..
thankzz..
jalal  - murid Sandy   |2010-05-17 00:55:14
insya Allah pengusaha besar dari 0 akan saya buktikan.
saya belajar dari P Sandy
abdi  - Telaah kembali   |2010-07-07 02:35:53
Untuk teman2... yang namanya nol itu sendiri apa? apa tak punya apa2? ndak ada yang gak punya apa? sejatinya kekayan itu di pikiran...
Pikiran, Tindakan, Evaluasi...

Pengusaha Bangunan
Noro H  - Bersyukur   |2010-07-09 09:00:12
Tak ada gading yang tak retak, kita hendaknya bisa menerima kesusksesan seseorang dan tetap bersyukur makna sbb :
Nol adalah titik awal tidak bisa tidak punya tidak tahu kapan kita sukses atau gagal (hidup atau mati)
Sukses adalah Sudah sampai tapi belum sampai (baca dengan hati)
Bersyukur adalah Menerima dgn ikhlas 100% God Luck for Sandiaga S.Uno
bintang terang  - Idola   |2010-07-18 09:33:01
Pak Sandiaga S Uno adalah figur tokoh teladan saya !
makasih .
akbar   |2010-07-20 22:31:36
terima kasih pak sandi !
Nyat Gondorukem  - Tukul Renaldy   |2010-09-12 07:46:46
"Kebodohan itu dekat dengan kemiskinan"
kalo dilihat dr background pendidikan pak Uno, wajar sekali kalo dia sukses...selamat dan sukses buat pak uno.

contoh org yg beranjak sukses yg dimulai dari nol adlh TUKUL Rey..Rey..Rey...Reynaldy...:-))
bayangin aja, dgn penampilan yg sedehana mampu mengalahkan org yg bersolek berjam-jam....
"sukses adlh Pilihan, Tidak merencanakan kesuksesan adalah sama halnya merencanakan sebuah kegagalan"
Nyat Gondorukem  - Tukul Renaldy   |2010-09-12 07:50:12
"Kebodohan itu dekat dengan kemiskinan"
kalo dilihat dr background pendidikan pak Uno, wajar sekali kalo dia sukses...selamat dan sukses buat pak uno.

contoh org yg beranjak sukses yg dimulai dari nol adlh TUKUL Rey..Rey..Rey...Reynaldy...:-))
bayangin aja, dgn penampilan yg sedehana mampu mengalahkan org yg bersolek berjam-jam....
"sukses adlh Pilihan, Tidak merencanakan kesuksesan adalah sama halnya merencanakan sebuah kegagalan"
wie hikari  - wie cantik   |2011-07-26 08:35:54
si sandi & si tukul sama2 orang sukses dengan background kehidupan yg berbeda..2 2ny bisa jdi contoh kita u/ sukses , sebentar lagi si WIE HIKARI yang melanjutkan kesuksesan ke 2 orang itu! ganbaro!
sw   |2010-10-07 03:13:56
Saya senang dengan kesuksesan Pak Sandy

Semoga kerja keras, jiwa wirausaha dan keberaniannya terus menginspirasi kaum muda Indonesia.

Sukses Selalu Pak
triwi bowo   |2010-10-20 00:53:25
keberhasilan itu di raih dengan banyak rintangan,,,,,,,,, dan sisihkan rizkimu bagi yang membutuhkan
aditya rudy  - wow   |2010-11-09 19:02:09
apapun kata mereka,,,,salut buat pak sandi..
biasalah orang sirik,,,blm tentu dia bisa lebih baik dari baapak walaupun berada d keluarga yang 10x lipat lebih kaya dan punya bnyak kesempatan...disini attitude yang di butuhkan..
kalo mentalnya mental orang kere n negative g bakal sukses de,,

smoga saia bisa menyusul bapak d kemudian hari..amin
henddy warsito  - semangat,.semangat,.semangat,....   |2010-12-05 14:43:38
luar biasa..........dalam sekejad ada dewa penolong.....gbu........semangat,.dukunganbanyak,.....rajin,.......
ma'ruf  - you give me inspire   |2010-12-06 01:52:11
bapak memberi inspirasi kpd orang2, saya juga ingin menjadi seorang interpriener seperti bapak, kaya, bijak,yang tetap dalam jalan allah swt, saya belajar banyak dari seorang sandiago s uno. salam sukses
Ali Syahbana  - Aku berhasil dengan proses   |2011-01-23 08:56:46
Setiap usaha harus diawali dengan niat tetapi niat saja tidak cukup tanpa do'a dan ikhtiar.

Ide adalah sesuatu yang mampu kita ejawantahkan dengan proses. Komunikasi dua arah adalah solusi yang harus dicapai.

Maka pada akhirnya diperlukan kepekaan dan inisiatif dalam rangka menciptakan kerjasama untuk mensukseskan usaha.
ikhsan nugraha  - salam pak uno   |2011-02-02 23:40:57
salam pak uno

saya anak smk yang mau belajar bisnis saya mau brtanya kalau kita tidak punya modal untuk memulai usaha apakah kita bisa menjadi seorang pebisnis pak


salam
erry  - orang sukses=orang yg bisa keluar dari faktor aman   |2011-03-21 00:58:29
teman-teman...memang klo kita lihat pak sandiaga S uno mempunyai latar belakang sebagai anak dari keluarga terpandang dan sudah pasti memiliki harta yang memungkinkan beliau memperoleh pendidikan di AS (Amerika Serikat) tetapi jangan lupa teman, pak sandiaga ini memperoleh nilai yang sangat baik di tempat kuliahnya, ini menandakan bahwa beliau memiliki kecerdasan yang memadai untuk bekerja dan sebagai karyawan beliau juga pernah bekerja layaknya karyawan biasa di perusahaan asing di negeri orang dan terbukti berhasil...jadi beliau juga terbukti sanggup untuk bekerja dengan orang lain...dan yang paling penting adalah bahwa pak sandiaga ini adalah orang yang tidak pernah menyerah dengan keadaan nya punya kerjaan yang mapan dengan gaji yang mapan pula, terbukti pada saat beliau menjadi pengguaran beliau bisa memutar otak dengan segala keahlian yang beliau punya untuk bangkit bahkan menjadi besar seperti ini...yang ingin saya tekankan adalah terlepas siapa di belakang beliau kenyataan nya beliau bisa keluar dari level aman beliau (safety level) dan menggunakan semua yang beliau miliki (teman, uang, relasi) untuk berkembang...memang beliau bisa kita bilang sebagai orang yang beruntung krn memiliki keluarga dan relasi yang nota bene sebagai "Orang Kaya" tetapi itulah keberuntungan beliau...tak banyak orang yang berasal dari keluarga yang kaya dan terpandang bisa sukses seperti beliau rata-rata mereka hanya menjadi "Penerus" usaha keluarga atau mendompleng nama orang tua tanpa mau bekerja keras...jadi teman-teman saran saya adalah, belajar dari beliau :
1. belajarlah dari buku, koran, dan lingkungan.
2. pada saat kita menjadi seorang pekerja, maka buktikan lah kalau anda mempunyai potensi dan dedikasi yang tdk dimiliki orang lain.
3. banyak lah baca biografi orang lain yang menurut anda bisa dijadikan "Role Model" dan pelajari cara mereka sehingga bisa sukses.
4. bangunlah relasi dengan teman-teman anda di sekolah dan di rumah.
5. berfikir positif dan konstruktif.
6. set target ke depan
7. jangan mudah menyerah
8. berfikir kreatif (Out of The Box)
9. KONSISTEN dengan KOMITMEN
10. jangan mudah senang dan merasa nyaman atas apa yang telah kita capai

"JANGAN HANYA BISA MENGOMENTARI, TETAPI HARUS BISA MEMBUKTIKAN"
4nj1n6  - comment   |2011-04-29 10:24:02
TAII... LOE BANYAK OMONG JANCOOKKK!!!! DASAR ASU!!! DIEM AJA LOE!!! SOK PINTAR!! JADI DOSEN AJA DARIPADA NGOCEH DI SINI!! MAKAN TUH TAI 4NJ1N6!!!!
Anonymous   |2011-05-02 03:49:44
Ni orang jd pada buyan smua,.
ga ush ngurus org lain.urus diri sendiri aj.
sikomo  - BEGO   |2011-07-25 01:19:06

Komentar2 ga beretika dan ga mutu kayak gini yang bikin Indonesia ga maju. Ini pasti komen dari pengangguran yang ga pernah sukses
rian  - inspiring person   |2011-05-03 22:27:34
biografi anda sangat istimewa....
fery  - ckckckck...   |2011-05-04 10:37:28
ckckckck... beratberatberat... semakin tinggi pohon semakin keras terjangan anginnya... toh banyak yang punya kesempatan, dan banyak punya link orang sukses tapi sedikit yang berhasil bahkan banyak yang cuma jadi orang biasa2 aja... yang penting keberadaan orang spt anda bisa menjadi payung untuk orang2 yang entah dari nol atau dari digit berapapun menjadi sukses bersama merubah indonesia menjadi lebih baik..
fahrizal alhabib  - perkenalan   |2011-05-19 06:26:14
Assalamualaikum pak sandi
saya adalah salah seorang yang sangat mengagumi anda!!!
saya mau bertanya kepada bapak,Apa yang akan anda lakukan jika suatu saat usaha bapak mengalami keterpurukan???
Apa bapak akan berusaha mempertahankan usaha itu atau merintis usaha yang baru???
heriyanto gani   |2011-08-16 15:16:37
saya sebagai orang gorontalo,limboto,kayumerah sangat bangga melihat putra gorontalo bisa berkiprah diindonesia,,bravo p sandi,,
didin  - tanya kontak person   |2011-09-23 21:42:59
Ass, mohon maaf kami rencana mengundang bapak utk memberi motivasi di kota malang, harus kemana saya harus kontak, trimakasih, wass
Queensa  - Inspiring to keep omoving forward   |2011-09-29 09:48:55
Assalammualaikum, wr, wb

Mr. Sandi was blessed. I m so proud of you, u were inspiring me. This is not about material things but spiritual value inside also.

My lovely sister said, i have a lots of skills n abilities to b a success person like u. But i don`t know how to use all the "gift" i have.

She said, i missed x-factor. Spiritual side of mine never been sharpen.

Based on the biography of u, u always do "Daud Prophet Fasting" since last 8 years n never leave Sholat. That the reason why u become the person at the moment. Both activities inspiring me a lots to reach all my dreams

I m going to duplicate what u did, n someday i become the person like u.

Amin.
John H.  - Kamu memang pantas mendapatkannya   |2011-10-11 12:52:05
mau anak orang miskin kek... anak orang kaya kek... yang jelas dia sudah bisa membuktikan siapa dirinya saat ini, dan keberhasilannya bukan didapat dari masa tidurnya yang panjang tetapi dari hasil usaha dan berdoanya yang terus menerus.
selamat buat anda bung Sandiaga Uno.
agai  - berisik..   |2011-11-05 06:23:08
berisik semua ah, ente2 pade..
mendingan baca, anggukkan kepala, dan bilang "hmmm,,,keren juga

cari duit lagi ah
ANJAR  - merekam jejak pak uno   |2012-02-02 20:00:14
aku sangat kagum a bp sandiago karena kerja keras dan percaya diri yang tinggi.mengantarkan beliau pd ksuksesan yang besa....saya yakin suatu saat saya akn jdi seperti beliau walau saya dari kalangan orng kurang mampu...bismilah hirrohmanirrohim....
 

Dialog Kepemimpinan Dahlan Iskan Bersama Alumni ITB

Dialog Kepemimpinan Dahlan Iskan Bersama Alumni ITB

Dengan sigap jari-jari Direktur Utama PT PLN (persero) Dahlan Iskan mengetik jawaban pertanyaan yang diajukan melalui surat elektronik yang dikirim oleh para alumni Institut Teknologi Bandung ...

Adaro Energy Akuisisi PT Bukit Enim Energi

Adaro Energy Akuisisi PT Bukit Enim Energi

Jakarta, Roabaca.com – PT Adaro Energy Tbk (IDX – ADRO) (“Adaro Energy”) mengumumkan bahwa pada 14 Oktober 2011, PT Alam Tri Abadi (“ATA”), anak perusahaan dariAdaro Energy, telah menandatangani akta ...

Aku Ingin Jadi Peneliti di Adaro

Aku Ingin Jadi Peneliti di Adaro

roabaca.com,- Bogor-Pemuda berkaca mata itu berusia 19 tahun, ia bernama Hanifullah Habibie. Sekilas tak ada yang menarik darinya. Namun siapa yang bisa menyangka kalau ia adalah satu-satunya mahasisw...

Dikpora KSB dan PTNNT Bahas Persiapan Program Sukses UN 2012

Benete, Roabaca.com.- Dinas Pendidikan dan Olahraga (DIKPORA) Kabupaten Sumbawa Barat dan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT)  bekerja sama dengan  Lembaga Pendidikan Progressio Surabaya membah...