|
PERTAMINA EP TEMUKAN CADANGAN BARU DI PONDOK MAKMUR
|
|
Oleh Syahrul Salam
Senin, 26 April 2010 / 10:44:12 |
|
|
|
|
|
Pertamina EP kembali menemukan cadangan minyak dan gas bumi baru. Hasil uji sumur deliniasi kelima ’PDM-5’ di area Pondok Makmur, Bekasi, berhasil memproduksikan minyak 3600 barel per hari dan 5,7 juta kaki kubik gas. Hasil tersebut merupakan uji produksi pada bukaan sumur terbesar yang dilakukan mulai 1 Januari 2010 lalu.
Keberhasilan ini melengkapi keberhasilan sebelumnya di area Pondok Makmur yang saat ini telah di lakukan put on production (POP), yakni mengambil produksi minyak dari sumur ekplorasi.
Direktur Eksplorasi DAN Pengembangan Syamsu Alam mengatakan, Pondok Makmur merupakan konsep eksplorasi baru Pertamina dengan menghasilkan minyak dari lapisan paling dasar atau basement. Konsep ini kini terus dikaji dan dikembangkan secara hati-hati, serta menjadi upaya agresif Pertamina EP untuk memperoleh cadangan migas baru yang sekaligus mampu diproduksikan dengan cepat.
“Percepatan program pemboran di Pondok Makmur tidak terlepas dari dukungan Badan Pelaksana Kegiatan Usah Hulu Migas (BPMIGAS) yg telah menyetujui work program and budget (WP&B) sebelum tahun anggaran 2010 berjalan, serta kerja sama pemerintah daerah Bekasi yang sangat mendukung operasi Pertamina di wilayahnya,” kata Syamsu dalam siaran persnya, Minggu (25/4).
Sumur PDM-5 mencapai kedalaman akhir di 3450 meter yang menembus batuan dasar marbel atau sejenis marmer mulai kedalaman 2918 meter hingga kedalaman akhir. Hingga saat ini dari area Pondok Makmur telah memproduksikan tiga sumur, yakni PDM-1, PDM-2 dan PDM-3 melalui pola POP dengan total produksi minyak rata-rata 1900 barel per hari dan 5,5 juta kaki kubik gas. Produksi tersebut sengaja dipertahankan pada level yang tidak terlalu tinggi untuk memelihara tekanan reservoir mengingat sumur tersebut masih dalam status sumur eksplorasi.
Pertamina EP juga akan memproduksikan sumur PDM-4 yang kini sedang dalam tahap evaluasi untuk mengajukan usulan POP kepada BPMIGAS.
“Saat ini Pertamina EP tengah melakukan pemboran sumur deliniasi PDM-E/06 dan selanjutnya akan dilakukan pemboran sumur deliniasi PDM-D pada Juni tahun ini,” kata Syamsu.
Pada 2010 Pertamina EP gencar melaksanakan eksplorasi dengan target pemboran 26 sumur eksplorasi diberbagai daerah serta pelaksanaan 1345 km2 survey seismic tiga dimensi (3 D) dan 721 km survey dua dimensi (2 D). Selama 2009, Pertamina EP memproduksikan 46,4 juta barel minyak dan menemukan 60 juta barel minyak. Artinya, temuan minyak Pertamina EP melebihi jumlah yang diproduksikan.
“Dengan demikian kesinambungan dan pertumbuhan produksi dapat dipertahankan,” ujarnya.
Target produksi minyak Pertamina EP di 2010 sebesar 128 ribu barel per hari dan terus berupaya keras untuk meningkatkan pertumbuhan produksi di tahun tahun berikutnya.
“Meski langkah ini tidak mudah mengingat kondisi mayoritas lapangan yang sudah tergolong tua dan angka penurunan produksi alamiah rata-rata sangat besar yakni sebesar 18 persen,” kata Syamsu.
|