PT Adaro dan CSR Sepenuh Hati
Oleh Mada Gandi    Selasa, 30 Maret 2010 / 06:16:11    PDF Cetak E-mail

Seberapa efektif-kah  keberhasilan program tangung jawab sosial PT Adaro terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan? Seberapa besarkah manfaat keberadaan perusahaan terhadap pengembangan kualitas manusia usia sekolah disana?. Pertanyaan ini tentu relevan karena perusahaan multi nasional ini diketahui telah menetapkan program Corporate  Social Responsibility (CSR) dengan sepenuh hati. Lihat saja, program yang menjadi titik sentral sepanjang 2009-2012 adalah bidang pendidikan.

Salah satu program pengembangan pendidikan untuk masyarakat sekitar tambang adalah dengan membangun sekolah percontohan  masing-masing tiga sekolah di setiap jenjang. Tingkat Sekolah Dasar (SD)  3 contoh, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 contoh dan Sekolah menengah Umum (SMU) juga terdiri dari 2 contoh.

Sekolah contoh ini telah dimulai dengan mengidentifikasi dan memetakan persoalan guna menetukan program seperti apa yang baik untuk diterapkan. Berdasarkan pemetaan tadi telah diputuskan untuk meningkatkan mutu tenaga pengajar serentak  mencakup  177 sekolah di tiga kabupaten dan dua propinsi, yaitu Kabupaten Tabalong dan Balangan (Kalimantan Selatan) dan Kabupaten Barito Timur (Kalimantan Tengah).

Tahap kedua setelah tenaga pengajar memiliki kualifikasi sesuai standar, dan menjalankan program standar dalam proses belajar mengajar sekaligus mengevaluasi program yang telah dijalankan. Tahap ini bertujuan memastikan kualitas proses belajar mengajar dan membangun karakter yang benar-benar sesuatu dengan klasifikasi yang ditetapkan awal.

Tahap ketiga,  meliputi peningkatan habitat, penguatan sistem infrastruktur, dan pengembangan sekolah menuju sekolah mandiri. Seluruh proses ini mulai dijalankan sejak 2009 sampai 2012. Selama 3 tahun sekolah contoh ini akan memberikan gambaran mengenai sebuah standar kelulusan yang mandiri dan memiliki daya saing yang baik pula dibandingkan dengan sekolah umum yang lain.

Delapan sekolah contoh tersebut memiliki standar sistem informasi manajemen sekolah sebagai variabel pengukur efektifitas sebuah sekolah contoh pada umumnya. Meliputi standar mutu dalam proses belajar-mengajar, standar mutu guru dan tenaga pengajar, standar mutu fasilitas dan infrastruktur pendukung. Jika seluruh prosedur dan standar dilaksanakan, maka tahun 2012 sekolah-sekolah di Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah memiliki 3 jenjang sekolah dengan standar mutu yang terbaik. (MG)

Komentar
Buat Baru Cari
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

SocialTwist Tell-a-Friend

Dialog Kepemimpinan Dahlan Iskan Bersama Alumni ITB

Dialog Kepemimpinan Dahlan Iskan Bersama Alumni ITB

Dengan sigap jari-jari Direktur Utama PT PLN (persero) Dahlan Iskan mengetik jawaban pertanyaan yang diajukan melalui surat elektronik yang dikirim oleh para alumni Institut Teknologi Bandung ...

Adaro Energy Akuisisi PT Bukit Enim Energi

Adaro Energy Akuisisi PT Bukit Enim Energi

Jakarta, Roabaca.com – PT Adaro Energy Tbk (IDX – ADRO) (“Adaro Energy”) mengumumkan bahwa pada 14 Oktober 2011, PT Alam Tri Abadi (“ATA”), anak perusahaan dariAdaro Energy, telah menandatangani akta ...

Aku Ingin Jadi Peneliti di Adaro

Aku Ingin Jadi Peneliti di Adaro

roabaca.com,- Bogor-Pemuda berkaca mata itu berusia 19 tahun, ia bernama Hanifullah Habibie. Sekilas tak ada yang menarik darinya. Namun siapa yang bisa menyangka kalau ia adalah satu-satunya mahasisw...

Dikpora KSB dan PTNNT Bahas Persiapan Program Sukses UN 2012

Benete, Roabaca.com.- Dinas Pendidikan dan Olahraga (DIKPORA) Kabupaten Sumbawa Barat dan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT)  bekerja sama dengan  Lembaga Pendidikan Progressio Surabaya membah...