|
Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Pertamina memberikan dana sebesar Rp. 982 juta kepada Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Dana tersebut digunakan untuk melakukan pembangunan ulang Laboratorium School UMJ yang hancur akibat musibah waduk Situ Gintung. Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Perseroan Pertamina Toharso kepada Rektor UMJ Masyitoh, di Aula Gedung Rektor UMJ Ciputat, Kamis (25/3). Pembangunan Lab. School UMJ dua lantai ini digunakan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia, khususnya para mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ yang merupakan calon guru. Bantuan ini sebagai tindak lanjut akibat jebolnya waduk Situ Gintung, pada 27 Maret 2009 lalu, yang telah menghancurkan segala sesuatu yang berada di sekitar lokasi, termasuk UMJ Ciputat, tepatnya di bawah waduk Situ Gintung. Pembangunan Lab. School seluas 1700 meter persegi ini dimulai sejak 28 Desember 2009 dan rencananya bangunan Lab. School yang progress pekerjaan sudah mencapai 65 persen ini akan diresmikan pada awal Juni 2010. Rektor UMJ Masyitoh mengatakan bahwa pembangunan Lab. School selain digunakan sebagai tempat praktik mengajar sekolah bagi para mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan sebagai calon guru, juga digunakan sebagai sarana Pendidikan Untuk Anak Usia Dini. Dalam kesempatan tersebut, Toharso memberikan presentasi tentang fungsi dan peran Pertamina dalam pengembangan SDM di hadapan para mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ. Toharso menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pertamina sudah menjadi suatu kewajiban, karena ini adalah program CSR Pertamina sebagai perusahaan milik negera yang diperuntukkan bagi rakyat. 
|