| CSR Bidang Pendidikan, Bakti Adaro Untuk Negeri | ||||
|
|
Sebut saja misalnya program pendidikan yang diperjuangkan Adaro. Program pendidikan ini adalah salah satu bagian terpenting dalam realisasi program CSR. Sejauh ini, kepedulian Adaro dalam bidang pendidikan diarahkan pada tiga poin penting yakni; Dibentuknya LP3AP, Penyediaan Beasiswa dan program Bimbingan Belajar. 1. Lembaga Pengembangan Potensi Pendidikan Adaro Partner( LP3AP) Dengan latar belakang kepedulian yang tinggi terhadap kondisi pendidikan di sekitar wilayah kerja PT Adaro Indonesia dan untuk mewujudkan komitmen di bidang pendidikan, dibentuklah Lembaga Pengembangan Potensi Pendidikan Adaro Partner atau yang biasa disebut LP3AP. LP3AP dibentuk pada 13 Oktober 2005, dengan wilayah kerja mencakup tiga kabupaten dan dua propinsi, yaitu Kabupaten Tabalong dan Balangan (Kalimantan Selatan) dan Kabupaten Barito Timur (Kalimantan Tengah). Lembaga bentukan Adaro dan Partner ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan formal secara berkesinambungan di wilayah kerja Adaro, mengembangkan sumberdaya lokal, membenahi manajemen institusi pendidikan dan mendorong peningkatan sarana pendidikan yang mendukung proses belajar mengajar Program-program LP3AP:
a. Pembinaan Guru Untuk meningkatkan kualitas guru agar dapat menghasilkan pendidikan formal yang bermutu disekitar wilayah kerja, Adaro mengadakan program pembinaan para guru yang dilakukan melalui berbagai program pelatihan maupun workshop. Namun tidak hanya para guru, pembinaan ini juga diberikan kepada para kepala sekolah dan pengawas.Tabel 1. Peserta Pelatihan
Sumber: Data LP3AP
Jika dicermati, table di atas menunjukkan bahwa hingga tahun 2009, jumlah guru, kepala sekolah dan pengawas yang mengikuti pelatihan mengalami peningkatan yang signifikan. Ini menunjukkan animo dan keinginan masyarakat untuk berpartisisipasi dalam program Adaro sangatlah besar. Dengan demikian, peran strategis Adaro ditambah dukungan warga merupakan poin penting dalam melihat dan menilai arti dari kehadiran Adaro bagi kemajuan masyarakat.Secara empiris dapat disebutkan bahwa Adaro telah menyelenggarakan pelatihan guru ini di tiga kabupaten; Tabalong, Balangan, Barito Timur. Jumlah sekolah yang ikut serta sebagai input peserta program sebanyak 177 sekolah yang tersebar di kabupaten Tabalong sebanyak 142, kabupaten Balangan 22 sekolah dan kabupaten Barito Timur sebanyak 13 sekolah. b. Sekolah Percontohan Salah satu program unggulan LP3AP adalah gagasan pembuatan sekolah percontohan Adaro. Gagasan ini digulir pada tahun 2009 lalu. Sekolah percontohan terdiri dari tiga Sekolah Dasar, tiga Sekolah Menengah Pertama dan dua Sekolah Menengah dikembangkan di Kabupaten Tabalong (Kalimantan Selatan) dan Barito Timur (Kalimantan Tengah). Sekolah ini diharapkan akan menjadi referensi bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah operasional Adaro. Tenaga pengajar di sekolah ini adalah guru – guru yang telah dibekali pelatihan-pelatihan dan workshop dalam program pembinaan guru LP3AP untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan belajar-mengajar. Untuk melahirkan sekolah bermutu dan berkualitas, LP3AP menyusun standar mutu pendidikan yang melibatkan guru, kepala sekolah siswa, dan kultur sekolah. Selain itu, sekolah juga dilengkapi dengan Sistem Informasi Manajemen Sekolah sebagai komponen pengukur sekolah model. Sekolah percontohan ditargetkan menjadi sekolah yang berkualitas dari segi mutu pendidikan, proses belajar mengajar, maupun manajemen. Sehingga diharapkan pada pada 2012 mencapai target yaitu menjadi referensi bagi peningkatan mutu pendidikan di Tabalong dan Bartim dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di wilayah operasional PT Adaro Indonesia. c. Perpustakaan keliling
Dalam rangka meningkatkan semangat belajar dan membaca di kalangan siswa dan masyarakat, Adaro melalui LP3AP juga meluncurkan perpustakaan keliling. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2006, sedikitnya tiga buah unit mobil disulap dan difungsikan menjadi perpustakaan keliling. Di tengah masyarakat kendaraan ini dijuluki mobil baca. Mobil baca ini beroperasi di wilayah Kabupaten Balangan, Tabalong dan Barito Timur. Dalam catatan Adaro, ada peningkatan minat baca masyarakat akibat kemudahan mengakses sumber bacaan. Untuk menjawab dan memenuhi tingginya minat baca masyarakat, jumlah referensi dan koleksi buku terus ditambah dan kini mencapai lebih dari 15.698 eksemplar dan 4.229 judul. Koleksi buku yang dimiliki antara lain buku-buku pelajaran, buku ilmu pengetahuan, dongeng, dan buku-buku life skill seperti buku-buku tentang perkebunan karet, pertanian maupun perikanan. Perpustakaan keliling diharapkan dapat terus meningkatkan minat baca masyarakat sehingga terbentuk masyarakat yang selalu haus ilmu pengetahuan dan memiliki kebutuhan yang tinggi untuk memperluas wawasan lewat buku.
2. Beasiswa Adaro Selain program – program CSR pendidikan yang dilaksanakan melalui lembaga LP3AP, Adaro pun menyalurkan beasiswa untuk tingkat SD, SMP, SMA hingga Universitas. PT. Adaro memulai program pemberian beasiswa untuk siswa SD/SMP/SMA dan SI pada tahun 2000. Beasiswa diberikan kepada pelajar di lima Kabupaten di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yakni Kabupaten Tabalong, Balangan, Barito Timur, Barito Selatan dan Barito kuala. Bagi Adaro, salah satu ujuan utama dari program pembagian beasiswa ini adalah dalam kerangka mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan SDM dan meningkatkan motivasi siswa untuk lebih berprestasi. Tabel 2. Total penerima beasiswa SD, SMP, SMA, Dan SI
Sumber: data comdev Semenjak tahun 2000 hingga 2009 akumulasi jumlah penerima beasiswa di lima Kabupaten terus mengalami peningkatan. Data ini menunjukkan bahwa Adaro menyadari arti penting pendidikan bagi warga. Kepedulian Adaro dalam penyaluran beasiswa merupakan bukti kongkrit arti kehadiran Adaro di bumi Kalimantan. Dari segi tinjauan anggaran, jumlah dana yang disalurkan untuk beasiswa pun terus meningkat. Total dana beasiswa untuk siswa SD/SMP/SMA hingga Universitas tahun 2007 sebesar Rp 480.000.000. Tahun 2008 menjadi Rp 800.000.000. Sedangkan pada tahun tahun 2009 nilainya meningkat menjadi Rp 1,15 miliar 3. Bimbingan Belajar PT Adaro Indonesia bekerjasama dengan Pemkab Balangan dan Dinas Pendidikan setempat mengandeng Lembaga Pendidikan dengan tujuan membekali para siswa agar benar-benar siap dalam Ujian Akhir Nasional (UAN)
Sumber: Comdev Semenjak tahun 2007-2008 hingga periode 2009-2010, Adaro Indonesia telah mendaftarkan tidak kurang dari 6.109 siswa di berbagai pusat bimbingan belajar. Jumlah ini kedepannya dalam proyeksi Adaro dipastikan terus meningkat. Bagi Adaro, menjembatani para siswa dengan lembaga pembimbing merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan mutu dan kuantiti lulusan. Sebagai bentuk kesuksesan output dari program ini, data hasil ujian akhir nasional Tahun ajaran 2007/2008, Kabupaten Balangan berhasil mendapat peringkat 3 Tingkat SLTA se Kalsel dan peringkat 2 se Kalsel untuk tingkat SLTP. Pada tahun ajaran 2008/2009, prestasi siswa meningkat, Kabupaten Balangan meraih Peringkat I se Prov. Kalsel untuk SLTP dan Peringkat ke II se Kalsel untuk SLTA. Apresiasisi dan Penghargaan Terhadap Adaro Indonesia
Tingginya komitmen Adaro khususnya dalam bidang pendidikan nampaknya mendapat pengakuan dari berbagai pihak dan lembaga. Inilah buah karya dengan torehan emas dari Adaro.
1. Tahun 2009, Adaro mendapat penghargaan KSN Awards, Peringkat Gold, kategori Sosial/Lingkungan Program Pendidikan Dasar 9th , untuk program: Peningkatan mutu pendidikan melalui LP3AP Dampingan PT Adaro Indonesia. 2. CSR Awards 2009, Terbaik Pertama Bidang Sosial, program peningkatan kualitas pendidikan formal melalui LP3AP
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||




Dalam salah satu tanggapannya di majalah tambang terkemuka (edisi Februari 2010), Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi Bambang Setiawan, menyinggung beberapa nama perusahaan yang telah menerapkan Good Mining Practice, satu diantaranya adalah Adaro. Tak salah kalau kemudian nama Adaro masuk dalam hitungan sang Dirjen. Sejauh ini Adaro membuktikan diri sebagai perusahaan tambang “papan atas”. Pola dan system penambangan serta dukungan keberhasilan program CSR turut mengangkat dan mengharumkan nama perusahaan ini.






