Surabaya, (roabaca.com) : Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) wilayah Jawa Timur menyerahkan 97.500 tanaman pelindung dan tanaman produktif kepada Komando Daerah Militer (Kodam) V, Brawijaya.
Tanaman secara simbolis diserahkan Kepala BPMIGAS, R. Priyono kepada Panglima Kodam Brawijaya, Mayor Jenderal Suwarno di Aula Kodam Brawijaya, Surabaya, Senin (10/5). Selanjutnya, pelaksanaan penanaman tersebut akan dikerjasamakan dengan komando resort militer (Korem) dan komando distrik militer (Kodim) yang berada di wilayah kerja migas KKKS di Jawa Timur.
“Kegiatan ini jadi bagian untuk menyukseskan penanaman semilyar pohon yang dicanangkan Pemerintah,” kata Priyono.
Dia menjelaskan, pihaknya mendorong KKKS untuk terus berusaha menggalakkan program penghijauan di daerah operasinya. Apalagi, Rapat Kerja BPMIGAS 2010 telah mengamanatkan program ‘terang, hijau, dan jalan mulus’ di lingkungan daerah operasi migas.
“KKKS juga diharapkan membangun kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah masing-masing, temasuk melibatkan elemen masyarakat,” katanya.
Priyono mengatakan, tanaman produktif dipilih untuk menjadi tanaman yang memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi masyarakat. Sedangkan tanaman pelindung diarahkan untuk melindungi lingkungan dari kerusakan alam, seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan.
Suwarno mengapresiasi BPMIGAS dan KKKS yang telah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program ini sangat ditentukan oleh koordinasi dan kerja sama seluruh unsur terkait.
“Termasuk adanya dukungan dan partisipasi aktif masyarakat,” kata dia.
Tanam 1,4 Juta Pohon Di Kalimantan Timur
Selain di Jawa Timur, BPMIGAS dan KKKS menargetkan penanaman 1,4 juta pohon untuk peremajaan Delta Mahakam di Kalimantan Timur.
“Hingga saat ini, telah direalisasikan 1 juta pohon yang pelaksanaannya dilakukan KKKS Total E&P Indonesie,” kata Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan BPMIGAS, Sulistya Hastuti Wahyu.
BPMIGAS adalah badan hukum milik negara yang bertugas mengawasi dan mengendalikan kegiatan usaha hulu migas. Saat ini, KKKS yang diawasi BPMIGAS mencapai 228 meliputi KKKS produksi dan eksplorasi.